GPS kutuk kasus pembunuhan anak di Bolmong

Ilustrasi, (Pixabay.com).
Ilustrasi, (Pixabay.com).

TENTANGPUAN.COM – Pembunuhan anak di Kecamatan Passi Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulawesi Utara, membawa keprihatinan dan perhatian Gerakan Perempuan Sulut (GPS).

Ketua GPS Ruth Wangkai, menyampaikan duka mendalam atas tragedi kemanusiaan yang menyebabkan meninggalnya seorang anak perempuan berusia 5 tahun di Bolmong.

“GPS mengutuk keras perbuatan keji dan tidak berperikemanusiaan dari pelaku, yang merupakan tetangga korban,” kata Ruth.

Tak hanya itu, GPS meminta aparat penegak hukum untuk memberikan hukuman maksimal atas perbuatan pelaku.

“Maraknya kasus kekerasan terhadap anak yang tidak jarang berakhir pada kematian harus menjadi perhatian serius dari kita semua,” kata Ruth.

GPS juga meminta pemerintah dan masyarakat bersinergi menciptakan ruang aman bagi anak-anak, mengingat pelaku bisa siapa saja, bahkan orang paling dekat.

“Salah satu tindakan pencegahan yang bisa dilakukan, orangtua tidak boleh lengah memberikan pengawasan kepada anak- anak, dan mengajarkan untuk tidak menerima apapun pemberian dari orang bahkan jika orang tersebut dikenalnya kecuali jika bersama orangtua,” ujar Ruth.

Menurut Ruth, saat ini peran pemerintah memberikan pendampingan dan pemulihan kepada keluarga korban selama proses hukum berjalan sangatlah penting.

Sebelumnya, belakangan viral di media sosial bocah perempuan berusia 5 tahun hilang dan diduga menjadi korban penculikan. Setelah berselang dua hari, anak tersebut akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Leave a Reply

Your email address will not be published.