Body Shaming yang Banyak Tidak Disadari

/
Body shaming
Ilustrasi, (Foto: Pexels).

Tentangpuan.com – Banyak orang yang masih belum tahu tentang body shaming. Keadaan ini membuat orang kerap melakukannya tanpa menyadari terlebih dahulu. Body shaming adalah tindakan berkomentar/beropini tentang tubuh/wajah/penampilan/berat badan orang lain yang nadanya mencemooh/mencela dan bikin si penerima tidak nyaman. Tanpa sadar, komentar, celetukan, basa-basi, atau bercandaan Anda bisa jadi bentuk body shaming ke orang lain. Coba kenali, tipe basa-basa yang termasuk body shaming ini!

  1. Komentar tentang perubahan berat badan

Bertemu teman/kerabat yang sudah lama tidak ditemui, mungkin jadi komentar otomatis tentang perubahan berat badan seseorang. “Eh, gemukan/kurusan ya sekarang?” Ini bisa bikin orang yang dikomentari merasa tidak nyaman, lho! Kamu tidak pernah tahu apa yang mereka alami, dan apa penyebab berat badan berubah, maka bukan tempatmu untuk mengomentarinya.

2. Komentar tentang pertambahan usia/penuaan

“wah, kok sekarang banyak kerut/ubannya ya? Kok tua banget sekarang kelihatannya!” Percaya deh, orangnya sendiri juga pasti tahu dan sadar akan perubahan fisiknya yang berkaitan usia tersebut. Harap diingat, bertambah usia dan efek penuaan itu hal wajar, tetapi mungkin ditakuti banyak orang. Tidak perlulah komentari tanda penuaan di tubuh/wajah orang lain.

3.Komentar soal hal yang tidak bisa diubah

“Lu gelap banget deh, kayak kopi item. Perawatan dong, biar putihan dikit.”

“Makanya minum susu, biar tinggian dikit!”

Warna kulit, warna rambut, tinggi tubuh, tahi lalat, tanda lahir, tekstur rambut seringkali merupakan bawaan genetik yang sulit diubah. Di saat kita semua harus menerima perbedaan, apakah pantas menghina orang lain akan hal genetik di tubuhnya?

4.Komentar soal jerawat

“Lho, kok jerawatnya makin parah? Udah ke dokter xx atau pakai krim yy?”

Iya, memang jerawat bisa dirawat, tetapi tidak semudah dan seinstan itu. Anda yang tidak pernah mengalami jerawatan parah, tidak tahu perasaan dan rasa malu/tidak nyaman/tidak pede yang dialami mereka yang kulitnya punya kecenderungan berminyak dan berjerawat. Dari krim, obat jerawat, bahkan ke dokter pun, bisa jadi telah mereka coba. Jadi, bila tidak diminta, tidak perlu kasih saran yang tidak perlu atau menuduh kalau mereka tidak merawat wajahnya.

5.Komentar soal gaya/penampilan

“Eh, jangan pakai baju garis-garis deh, kamu keliatan makin lebar!”

“Heboh banget ke kantor kayak mau kondangan bajunya!”

“Bibir lo kan tebel ya, pakai lip gloss gitu malah makin tebel deh.”

Meski mungkin maksud Anda baik, tetapi bila tidak kenal-kenal amat, atau di ruang publik, dan bila tidak diminta, tahan diri sebelum mengomentari penampilan/gaya berpakaian orang lain. Komentarmu bisa bikin orang lain insecure, dan bikin mood rusak seharian. Pikir dua kali sebelum berkomentar, dan belajar simpan.

Sumber: Womantalk.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.