Anak Muda Boltim Menemukan Ruang Berkarya Bersama Braga Mongondow

Braga Mongondow bersama Bupati Boltim Oskar Manoppo, (Foto: Diskominfo Boltim).

TENTANGPUAN.com – Komunitas musik Braga Mongondow–unit musik pop alternatif asal Bolaang Mongondow Timur (Boltim)–menjadi wajah semangat kreativitas anak muda daerah. Pada Jumat, (12/12/2025), komunitas yang dikenal konsisten menggabungkan musik modern dengan nuansa folk dan etnik khas Mongondow itu menerima dukungan seperangkat alat musik lengkap dari Pemerintah Kabupaten Boltim.

Penyerahan dukungan alat musik tersebut berlangsung di halaman Kantor Bupati Boltim, dalam suasana akrab antara Bupati Boltim, Oskar Manoppo, dan para anggota Braga Mongondow. Sejumlah anak muda tampak antusias menyambut alat musik berupa gitar, drum elektrik, keyboard, mixer, hingga perlengkapan audio pendukung lainnya yang dinilai sangat menunjang proses kreatif mereka.

Braga Mongondow, yang juga dikenal dengan nama BRAGA MGNDW, awalnya bernama “Braga”—singkatan dari Beranda Rumah Mangga—merujuk pada kebiasaan para personelnya berkumpul dan bermain musik di depan rumah yang memiliki pohon mangga. Seiring perjalanan, nama “MGNDW” ditambahkan untuk menegaskan identitas Mongondow dalam karya-karya mereka.

Band ini digawangi oleh Yedi Mamonto (vokal), Vicky Mokoagow (gitar), Vicro Lamusu (keyboard), Christianto Bangol (bass), dan Rian Mamonto (drum). Mereka telah merilis EP Samudra Ingatan pada 2019 dan album penuh pertama Kembara Jiwa pada 2024, yang memperkuat posisi Braga Mongondow sebagai representasi musik anak muda Boltim dengan karakter lokal yang kuat.

Bupati Boltim, Oskar Manoppo, menegaskan bahwa dukungan terhadap komunitas seperti Braga Mongondow merupakan investasi jangka panjang bagi daerah, khususnya dalam membangun ekosistem seni dan kreativitas anak muda.

“Alat musik ini bukan sekadar fasilitas, tapi jembatan bagi anak-anak muda Boltim untuk mengekspresikan diri. Saya ingin mereka punya ruang yang sehat untuk berkreativitas dan menghasilkan karya yang membanggakan,” ujar Oskar.

Ia juga menekankan pentingnya kehadiran pemerintah dalam mendampingi generasi muda agar potensi mereka dapat tumbuh secara positif.

“Kami ingin anak-anak muda merasa bahwa pemerintah berdiri bersama mereka. Kreativitas itu aset, dan tugas kami menyiapkan ruangnya,” tegasnya.

Sebagai komunitas yang selama ini aktif membina bakat musik anak muda, Braga Mongondow menilai dukungan tersebut akan memperluas jangkauan gerakan kreatif mereka di Boltim.

Vicky Mokoagow, gitaris sekaligus perwakilan Braga Mongondow, menyebut bantuan alat musik itu sebagai dorongan besar bagi anak muda untuk terus berkarya dan berani bermimpi lebih jauh.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pak Bupati. Dukungan seperti ini memberi motivasi besar bagi kami untuk terus berkarya dan mengajak lebih banyak anak muda terlibat dalam musik,” kata Vicky.

Bagi anak-anak muda Boltim, kehadiran pemerintah dalam mendukung Braga Mongondow menjadi sinyal kuat bahwa kreativitas dengan akar lokal memiliki tempat penting dalam pembangunan daerah. Dukungan tersebut bukan hanya memperkuat karya, tetapi juga menumbuhkan kepercayaan bahwa musik dan identitas budaya bisa berjalan seiring menuju masa depan Boltim yang lebih berwarna.